Sabar yang Tiada Batas

kesabaranHidup ini bukanlah tentang mereka yang berbuat baik di hadapan kita, tapi tentang mereka yang tetap setia dan mengingat kebaikan di belakang kita.

Memang, begitulah adanya. ketika kita mulai berfikir kenapa kita mempertahankan seseorang dan kita berusaha memaafkan (meminta maaf juga) pada orang lain terkait ketidaksabaran, merasa diri  paling benar, paling suci, dan paling segalanya…, dan Saya yakin , jika kita mau “move on” , Tuhan pasti akan memberikan sosok yang lain yang lebih baik dan memberikan berbagai macam kemudahan  sebagai buah kesabaran kita.

dulu, saya selalu berfikir bahwa selalu ada satu, dua atau beberapa orang, yang sangat kita dipercaya dalam bisnis,satu visi satu misi. tapi ternyata memang itu tidaklah mudah..selalu saja ada egosentris dan kepentingan tersembunyi. Tapi Alhamdulillah kini semua telah saya anggap hilang dan saya tidak mau peduli lagi. Meski fitnah itu masih terus di gelorakan, Meski banyak Masalah dia atau mereka yang terpecahkan karena kehadiran saya. itulah uniknya, uniknya hati. yang mungkin terkadang saya masih ingin menjerit keras kenapa bisa seperti itu..??

Jika seseorang berkata, “oke, saya memang sabar. namun saya sering mengalah dan batas kesabaran saya sudah sampai disini. silahkan pergi dan silahkan jauh dari saya” atau berkata, “kita sudah tidak bisa bersama lagi, walaupun itu sebagai seorang teman”

Memang, pahit pada kenyataannya. sakit pada perasaan dan pedih ketika diingat.. sebuah kesabaran yang berujung pada batas yang itu datang secara tiba-tiba tanpa mengecek fakta yang ada.

Biarlah semua Allah SWT yang menilai. .Karena DIA lah yang Maha Mengetahui segala nya….

Dan memang, jika seseorang mengaku sudah sabar.. sejatinya belum bisa dikatakan sabar.. karena sabar itu tiada batas..

hanya doa-doa yang mengalir yang mampu saya gulirkan. Karena saya yakin ALLAH SWT Mboten Sare…

“…dan orang-orang yang bersabar dalam kesulitan, penderitaan dan dalam peperangan, Mereka itulah Orang yang benar imannya dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa” (Al-Baqarah 177)

“Dan Allah Mencintai orang-orang yang sabar” (Ali Imran 146 )