Berani Mencoba

Berani Gagal

Berani Gagal

“Enak ya pak Haji  X,  masih muda tapi sudah jadi pengusaha Sukses dan bisa naik haji di usia muda”, “Enak ya Artis T, hidupnya mewah, sering pergi ke luar negeri,Bisnis kontrakannya banyak”

“ Enak ya si A, masih mudah sudah Sukses jadi Pengusaha”

Kata-kata seperti ini lah yang sering kita dengar di sekeliling kita. Tapi saat kita balik bertanya, “ gimana caranya supaya kita bisa kaya’ mereka..?”

Yang terdengar jawabannya adalah “ Ah, elo bercanda aja… ya gak mungkinlah kita seperti dia. Dia kan dari kecil memang sudah kaya dari orang tuanya. Nah kalau  kita..?? udah dari sananya emang udah miskin. Uratnya udah urat miskin”  kemudian yang lain juga berkata “ Ngaca dong… kita ini siapa.?? Kan gak ada tampang kita jadi Artis”.  Begitulah seterusnya seperti itu kita selalu memberi alasan dan jawaban.

Padahal dari sekian alas an dan jawaban yang bertumpuk-tumpuk itu, intinya Cuma satu : “ TIDAK PERNAH PUNYA KEBERANIAN UNTUK MENCOBA MEWUJUDKAN IMPIAN KITA ALIAS TIDAK BERANI BERTINDAK NYATA, TIDAK BERANI ACTION ..!! ”

Kita semua pasti punya impian, meski itu sekecil biji gandum. Kita semua juga pasti punya cita-cita. Cuma masalahnya, gak banyak  dari kita yang benar-benar mau mengusahakan untuk meraih mimpi-mimpi kita itu. Semua terjegal oleh Ketakutan-ketakutan yang kita ciptakan sendiri.

Ketakutan-ketakutan itu pelan tapi pasti dan secara gak sadar sudah mematikan potensi yang kita miliki. Kita terlalu dan selalu di hantui oleh kegagalan-kegagalan yang bakal kita hadapi padahal itu belum terjadi dan juga kebanyakan pertimbangan. Jadi bukannya kita melawan itu semua tapi malah kita sibuk mencari-cari pembenaran atas keadaan kita saat ini.

Dan ingat, mencari pembenaran dan mencari alasan untuk bermalas-malasan justru akan membuat kita makin gak berani meraih dan mewujudkan semua impian kita.

Dan akhirnya, semua mimpi – mimpi kita itu seperti nyala lilin yang begitu mudah padam oleh angin yang bertiup….

Depok, 8 September 2013