Yes, DEBT FREE..!!!

Alhamdulillah…

Saat tutup buku Juli 2013 kemarin, saya sempat kaget waktu melihat laporan hutang yangDEBT FREE di sodorkan oleh karyawan saya.. Hutang usaha @semerbakcoffee as off Juli 2013 Rp.0 alias 0% alias DEBT FREE, baik ke Supplier apalagi ke Bank.

Wowwww………

Kaget, bahagia, bercampur bangga menyatu saat itu bahkan sampai saat ini. karena itu artinya segala usaha saya selama ini untuk menjaga Cash Flow @semerbakcoffee cukup berhasil.  Buat saya Profit memang is the King,Tapi CashFlow tetap menjadi Queen ( baca tulisan saya di ” Profit memang is the King..Tapi CashFlow tetap menjadi Queen” ).

Sekali lagi, buat saya, meski bisnis kita memiliki Omzet atau Profit yang besar besar Tapi Banyak Hutang, yaaah sama juga Bohong. Memang Mau SAMPAI KAPAN kita harus mengurangi keuntungan bisnis kita untuk bayar cicilan utang dan bunganya…? Tidak laaaaah yauw…….

Coba bandingkan jika bisnis kita gak punya hutang, rasanya  bisnis itu nikmaaaat sekali, kita bisa fokus ke pengembangan bisnis, bisa tidur nyenyak karena tidak di kejar-kejar Omzet, hutang apalagi debt collector yang kadang bisa membuat kita STRESS…

Bahkan untuk  pribadi pun saya boleh berbangga diri karena saya juga  DEBT FREE. meski salah 1 bank swasta terbesar di Indonesia memberikan saya 1 kartu kredit Platinum secara cuma-cuma tetap saja itu tidak pernah saya gunakan. saya lebih suka menggunakan Kartu Debit, karena lebih simple dan “bisa menahah”  nafsu Konsumtif kita. Disamping itu juga, LIFE STYLE atau GAYA HIDUP saya memang biasa-biasa saja, gak terlalu mengikuti GENGSI..Alhamdulillah.

Mungkin ada yang nanya, “lho kok bisa bisnis DEBT FREE..??”

yaaa iyalah… yaa pasti bisalah , tergantung dari kemauan dan kesungguhan kita sendiri.

“Trus, gimana caranya..?”

Banyak banget caranya…tapi salah satu nya adalah kita harus bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan, harus mau menunda kesenangan pribadi dan lain lain.

Salah salah contoh bagaimana saya menjaga cash flow yang saya terapkan di @semerbakcoffee  adalah

– Saat @semerbakcoffee membeli kendaraan  operasional pun ( motor atau mobil ) meski dengan cara mencicil/kredit tapi saya buat beda dan bukan melalui perusahaan leasing. Saya lebih suka membeli nya secara cash dengan menggunakan uang pribadi saya dulu, dan kemudian @semerbakcoffee  mencicil kepada saya dalam jangka waktu yang tidak lama. Kenapa saya pakai metode ini..? karena disamping tidak ribet, juga saya bisa menekan biaya bunga yang cukup tinggi yang di kenakan perusahaan leasing.

– rajin-rajin melihat mutasi bank,bahkan dalam1 hari saya bisa melihat 2 sampai 3 kali mutasi bank. dan Bagian keuangan wajib membuat laporan mutasi bank setiap hari.

– melakukan pembayaran hutang ke supplier dengan tepat waktu, dan lain-lain

Ada yang bilang, bahwa Hutang dalam berbisnis itu wajar dan lumrah, bahkan sudah menjadi tradisi. Tapi buat saya mungkin beda, saya malah takut sekali untuk  berhutang meski kata orang bisnis saya udah growing dan bisa berhutang…tapi tetap saja saya takut. Saya bahkan gak terlalu perduli kalau ada yang bicara, saya gak kreatif dalam mengelola modal.

Tapi sebaliknya, Yang banyak terjadi sekarang adalah bisnis baru dimulai , belum apa2 udah ngutang. Perlu modal dikit, ngutang. Perlu duit banyak, gesek kartu kredit, dll..Parahnya, mereka berhutang dengan harapan bisnis yang dijalankan akan berhasil & menutupi kerugian di bisnis sebelumnya padahal Faktanya, TIDAK SEMUDAH YANG DI GAMBARKAN.

Begitu juga untuk Pribadi, sedikit2 beli barang secara kredit, sedikit2 gesek kartu kredit..apalagi cuma sekedar untuk MEMENUHI TUNTUTAN LIFE STYLE…!!!

Tapi kalau memang Bisnis kita sangat membutuhkan Hutang, ada baiknya jangan berhutang dulu sebelum bisnis kita benar-benar growing dan jelas cashflownya.

sampai sekarang terus terang saya TAKUT BERHUTANG, karena takut ini akan menjadi PENGHALANG Saya kelak di “SANA” nanti….

yaaaah namanya umur kita gak akan pernah tau,tul gak???

Semoga saya bisa membawa @semerbakcoffee dan keluarga saya  DEBT FREE selamanya..

Depok, 8 Agustus 2013