Membuka Pintu Negeri Chiang Kai shek–2

Tanggal 26 Juni, Pameran Food Taipei 2013 resmi di buka oleh pemimpin negeri Taiwan dan di hadiri kurang lebih 2000 an booth dari berbagai negara dan bertempat  di TWTC  ( Taiwan World Trade Centre ) Nangang .

Sedikit tergelitik dengan komentar di blog saya yang bilang, kan sayang pak pameran terus di luar negeri, mending uang nya buat yang lain..waaah ini yang harus di luruskan, beberapa pameran yang  semerbakcoffee ikuti termasuk Food Taipei 2013 ini adalah 100%  GRATIS..TIS..TIS…TIS. semua biaya termasuk tiket pesawat PP, booth dan akomodasi sudah ditanggung oleh pihak KDEI ( Komite Dagang dan Ekonomi Indonesia ) di Taipei, yaah setingkat dengan Kedutaan besar Indonesia untuk taiwan laah.. karena memang antara Taiwan dan Indonesia belum memiliki hubungan bilateral, jadi keduanya tidak ada kantor duta besar

Rombongan Indonesia di Food Taipei 2013

Rombongan Indonesia di Food Taipei 2013

Kembali ke pameran Food Taipei 2013….

Untuk hari pertama ( 26 juni 2013 ) sampai dengan hari ke 3 ( 27 Juni 2013 ) Pameran di khususkan untuk para Buyer atau B2B. Dan Alhamdulillah….semerbakcoffee berhasil mencuri perhatian masyarakat Taiwan, yang memang saat ini sedang menjadi kan kopi sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Dan yang menggembirakan lagi, ada informasi bahwa hampir semua masyarakat taiwan lebih menyukai coffee late dibandingkan dengan black coffee.  Dan itu saya pikir  PELUANG BESAR untuk Semerbakcoffee masuk ke negara ini.

“it’s too sweet” begitulah yang sering di sebut kan oleh translator kepada saya selama pameran berlangsung… tapi gak sedikit orang yang  juga bilang “it’s nice..” tapi karena memang Semerbakcoffee membuat sendiri semua produknya , jadi untuk tingkat manis nya nanti tentunya akan kita sesuaikan dengan selera mayorirtas masyarakat di Taiwan.

Mau tau respons masyarakat taiwan terhadap keberadaan dan rasa Semerbakcoffee di Food Taipei 2013 ? mungkin photo-photo bisa memberikan sedikit gambarannya…

Respons Masyarakat Taiwan terhadap SemerbakCoffee

Respons Masyarakat Taiwan terhadap SemerbakCoffee

Di hari ke 2 Pameran, saya dan semua peserta pameran dari Indonesia di perkenalkan oleh pak Joey, pemilik PT Indosuara dan pak Adith, wakilnya. Oh iya, PT Indosuara adalah sebuah perusahaan yang banyak memegang hak jual untuk beberapa merk besar indonesia di Taiwan, termasuk mendatangkan artis-artis terkenal indonesia ke taiwan untuk menghibur para saudara2 kita yang  bekerja menjadi TKI di taiwan. Mereka juga memegang RBT untuk lagu2 indonesia di taiwan, serta memegang hak patent untuk mencetak ulang buku-buku yang menjadi best seller di indonesia untuk  di edarkan ulang di Taiwan.

Kesempatan ini tentunya tidak saya sia-sia kan… langsung saja saja saya siapkan sample semua varian produk yang ada di Semerbakcoffee untuk saya berikan ke Pak Joey dan pak Adith.

indosuara

Pak Joey dan Pak Adith dari PT INDOSUARA di Taipei

Dan Benar……Alhamdulillah, ini membuahkan hasil. Di hari ke 3, saya dan 3 merk lain mendapatkan undangan untuk makan malam bersama dengan pak Joey dan pak Adith. Ini betul-betul suprise buat saya…Pak joey begitu tertarik dan berniat untuk memasarkan Semerbakcoffee di Taiwan. Jadi yang di undang makan malam ini hanyalah mereka yang produk nya benar-benar di minati oleh PT Indosuara untuk di pasarkan di Taiwan. Wowwwww…….

Pak joey begitu baik dan sangat mengerti bahwa kendala kami di sana adalah masalah makanan, makanya kami di ajak makan malam di sebuah Restoran Besar di taipei khusus untuk vegetarian, jadi “aman” buat kami semua. Selama  perjalanan dari Hotel menuju Restaurant, Pak Joey banyak  bercerita tentang dirinya dan juga bisnisnya di taipei dan Hongkong, sampai membongkar praktek korupsi pembuatan passport bagi para TKI di KDEI yang dilakukan oleh beberapa oknum Pejabat perwakilan Instansi Pemerintah RI di Taipei. Wuiiiiih, ternyata gak di dalam ataupun di luar negeri, mental sebagian oknum pejabat kita sama saja ya…

Beliau juga menyampaikan rencananya dan pihak KDEI untuk membuat Indonesia Market di taiwan sebagai sarana promosi dan penjualan produk-produk indonesia di taiwan. kemudian rencana membangun perumahan di indonesia khusus untuk para TKI yang ingin memiliki rumah layak huni dengan pembayaran yang sangat ringan dan di cicil selama mereka bekerja di Taipei.

Dalam makan malam tersebut Pak Joey menyebutkan bahwa Semerbakcoffee sangat berpeluang besar di Taiwan karena Rasa dan konsep kemasan nya memang cocok sekali dengan gaya hidup masyarakat taiwan yang saat ini sedang menjadikan kopi sebagai trend life style nya dan sangat mobile.

Alhamdulillah ya ALLAH……..

Setelah mendengar niat Pak Joey tersebut, langsung saja saya putuskan untuk me “reject” semua buyer yang datang yang berminat memasarkan Semerbakcoffee di taiwan, Karena saya lebih percaya dan “nyaman” dengan Pak Joey dan PT Indosuara nya. Apalagi beliau adalah putra indonesia asli, yang meski sudah menetap lama dan menikah dengan wanita Taiwan tapi masih memperhatikan nasib anak anak bangsa yang bekerja di Taipei dan yang utama adalah, masih tetap mencintai Indonesia.

Pameran hari terakhir pun saya sudah lumayan tenang, tinggal menghabiskan sample produk yang ada saja, supaya pada saat pulang nanti beratnya nanti bisa diganti dengan oleh-oleh. He.he.he.he..

Oh iya, setelah menunggu di hari pertama sampai hari terakhir pameran ternyata sang inspirator saya tidak datang juga. Kata staff nya beliau harus ke hongkong. yaaaaah pupus sudah harapan saya untuk bisa photo bersama. Tapi no problem.. yang penting Pameran kali ini bisa menghasilkan sesuatu buat perkembangan bisnis Semerbakcoffee  dan juga pengalaman yang baru buat saya pribadi.

Dan  Pekerjaan Rumah  setelah sampai di tanah air adalah mempersiapkan segala sesuatu nya untuk PT Indosuara, dan Semoga nantinya ALLAH SWT memudahkan semua usaha yang saya lakukan untuk membuka pintu di negeri Chiang Kai shek  ini….. Aaamiiin.