Menjadi Salesman, sebuah langkah awal (1 )

sales1“Kerja apa sekarang..? “ tanya saya ke salah 1 rekan  lama saya. kemudian dijawab “ Sales mas…”   oooops, langsung saja saya mencibir dan sangat memandang sebelah mata pekerjaan ini.. – Tapi itu dulu lhoooo….. itulah kesan saya dulu terhadap pekerjaan seorang Sales saat saya bekerja sebagai Accounting Staff, yang selalu memandang rendah seorang sales.

Tapi beberapa tahun kemudian, semua nya berbalik 360 derajat… Setelah di PHK di salah 1 perusahaan Finance Terbesar di Negeri ini, Justru di tahun 2000 saya memulai karier saya sebagai sales. Sebuah dunia yang dulu saya pandang sebelah mata dan rendah..Dunia yang sangat asing dan sama sekali baru buat saya waktu itu.

Tapi tujuan Belajar untuk jadi pengusaha dan mengetahui dunia dagang saya sudah mengalahkan segalanya…

Memang, Saya tidak mengingkari kenyataan bahwa kebanyakan orang alergi terhadap dunia penjualan.  Secara naluriah, kebanyakan orang tidak senang bertemu penjual  (mungkin ada yang berharap rumahnya tidak pernah didatangi salesman seumur hidupnya). Tawaran menjadi wiraniaga (salesman) akhirnya menjadi salah satu momok yang menakutkan para pencari kerja. Tapi Saya sudah bertekad bulat untuk menyebrang dari dunia Akuntansi ke dunia Marketing & Sales.

Dan akhirnya tahun 2000 saya resmi menjadi Sales di Salah 1 perusahaan Underwear  terbesar di negeri ini dengan komisi Rp.50 untuk setiap lusin yang saya dapat. Belum lagi saya harus naik sepeda motor Honda Supra X untuk keliling jakarta-karawaci-BSD-LebakBulus-Kedoya-Pasar Rebo-Cibitung. Karena saat itu saya menjadi orang yang bertanggung jawab terhadap ketersediaan stok dan penjualan produk Underwear yang saya usung di semua outlet MAKRO, bahkan seluruh Indonesia.

Berangkat pagi dengan bekal Nasi dan sebotol minuman besar dengan harapan di jalan saya bisa berhemat. Kemudian saat makan siang tiba, pasti sibuk mencari tempat yang nyaman untuk makan sekaligus beristirahat, biasanya sih saya mencari sebuah mesjid / mushala. Jadi setelah shalat dzuhur saya bisa makans siang.

Kadang di hari-hari tertentu saya harus ke kantor pusat MAKRO untuk meminta Sales Report dan PO tentunya.Begitulah rutinitas tiap hari saya saat menjadi sales…

Dan ternyata memang Benar…..

Setelah saya menjalani dunia baru saya ini,  banyak hal yang menarik yang belum pernah  saya alami saat saya bekerja di Accounting , karena dibalik beberapa kondisi yang melekat pada dunia sales, dunia sales menyimpan beberapa hal yang sangat positif.

Mau tau..??  ikuti sambungan tulisan ini ya….

Depok, 3 Maret 2013