Hadir di ITB Berlin 2013

Alhamdulillah, Kecil-kecil cabe rawit mungkin itu lah perkataan yang tepat untuk SemerbakCoffee. Terbukti. SemerbakCoffee   diberikan kesempatan hadir  di paviliun Indonesia  di pameran wisata terbesar dunia Internationale Tourisimus Brse (ITB), Berlin, yang akan di buka tgl 5 Maret 2013 besok di Berlin, Jerman.

Tidak tanggung-tanggung, SemerbakCoffee hadir sebagai Official Coffee Resmi di Paviliun Indonesia..!!!

Kok Bisa ya SemerbakCoffee hadir disana. padahal masih banyak brand kopi terkenal dan jauh lebih besar di Indonesia. ?

Alhamdulillah…Inilah salah satu kemudahan yang di berikan Tuhan ke kami, dan ini  juga salah satu hasil Networking yang di lakukan oleh partner saya Muadzin F Jihad beberapa waktu yang lalu.

Hal ini bukti bahwa kopi produk UKM juga bisa diterima oleh kalangan Atas di negeri ini.

Untuk itulah, Hari ini jam 16.00 Muadzin F Jihad beserta istri akan berangkat ke Berlin mewakili SemerbakCoffee bersama rombongan besar dari Kontingen Indonesia.

Mohon doa semua agar SemerbakCoffee bisa sukses di ITB Berlin 2013 ini…

Apa itu ITB Berlin ..?? ini cuplikan berita yang saya dapat dari DetikFinance :

Laporan dari Berlin

Indonesia Tampil Total di Pameran Wisata Terbesar Dunia

itbberlin2013Berlin – Indonesia menjadi negara mitra dan akan menjadi pusat perhatian di pameran wisata terbesar dunia Internationale Tourisimus Brse (ITB), Berlin. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Kanselir Jerman Angela Merkel akan membuka pameran ini.

“Sebagai negara mitra, Indonesia akan menjadi host acara pembukaan ITB pada 5 Maret 2013 akan datang dan dihadiri oleh 4500 undangan,” demikian Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Dr. Mari Elka Pangestu melalui Sekretaris II Penerangan Sosial Budaya KBRI Berlin Purno Widodo kepada detikfinance, Sabtu (23/2/2013).

Menparekraf mengatakan, fokus Indonesia sebagai negara mitra di ITB 2013 adalah untuk meningkatkan citra pariwisata Indonesia di dunia melalui event prestisius dengan pesan pencitraan Wonderful Indonesia Where the Heart Matters.


Menurut Menparekraf, hal utama yang membedakan Indonesia dari negara lainnya di bidang pariwisata amat nyata, yaitu karunia alam sangat indah dan budaya adiluhung dan pluralis.

“Masyarakat Indonesia selalu bersyukur dan menjaga anugerah Tuhan sehingga membuat mereka selalu terlihat bahagia, yang tercermin dari senyum setiap masyarakatnya,” papar Menparekraf.

Pernyataan Menparekraf dikemukakan dalam konferensi pers pra pembukaan ITB Berlin 2013 di Humboltbox Berlin, yang dihadiri 102 jurnalis Jerman, Rabu (20/2/2013).

Mendampingi Menparekraf antara lain Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman Dr. Eddy Pratomo, Martin Buck (Vice President, Competence Center, Travel & Logistics, Messe Berlin), David Ruetz (Project Organisation Head, ITB Berlin).

Dubes Pratomo pada kesempatan tersebut menyampaikan konfirmasinya mengenai kehadiran Presiden Yudhoyono untuk membuka perhelatan besar tahunan itu.

“Bapak Presiden memang telah dijadwalkan untuk hadir bersama Kanselir Merkel dalam acara pembukaan ITB Berlin 2013, bersamaan dengan Kunjungan Kenegaraan Presiden RI ke Jerman,” ujar Dubes.

Total

Pada pembukaan ITB Berlin 2013, Indonesia akan mengusung berbagai kekuatan budaya seperti Tari Saman Gayo, Tari Kecak, Tari Wira Pertiwi, Poco-poco, serta musik sasando Jakob Bulan, Shandy Sondoro dan Eka Deli dengan iringan Berlin Chamber Orchestra dan konduktor Aminoto Kosim.

Di samping itu juga kuliner Indonesia antara lain nasi tumpeng dan rendang serta ragam lainnya yang akan disajikan sebagai hidangan resepsi di akhir acara oleh Master Chef Vindex Tanker, yang telah malang melintang di berbagai hotel berbintang di Jakarta dan Amerika. Sajian ini akan dikemas apik dalam tema Nature-Arts-People.

Selain tampil total di panggung pembukaan, Indonesia juga akan menyajikan berbagai promosi untuk menggaet para pemburu matahari dan pantai, hutan perawan, area menyelam, lansekap gunung berapi yang menakjubkan serta wisata kota kaya tradisi dan budaya.

Paviliun Indonesia akan menempati area seluas 542 m2 dengan disain berbentuk Perahu Pinisi. Di dalamnya berisi meja-meja untuk pertemuan bisnis pengusaha pariwisata, spa and culinary room, VIP room, coffee corner, juga panggung kesenian dengan berbagai atraksi budaya.

Secara keseluruhan, tema yang dibidik Indonesia adalah budaya dan tradisi, ekoturisme, olahraga wisata, kapal pesiar, kuliner, wisata belanja, spa and wellness dan bisnis MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions).

Sementara walking acts mulai dari tradisi pengantin Betawi hingga Solo Batik Carnival juga akan menghiasi atmosfir di sekitar Hall 26 tempat di mana Paviliun Indonesia berada.

Bukan Backpacker

Disebutkan, wisatawan Jerman yang berkunjung ke Indonesia sepanjang 2012 tercatat ada 153.000 orang dan mereka adalah quality tourist alias wisatawan berkualitas atau berkelas. Mereka membelanjakan uangnya lebih banyak yaitu sekitar $2.240 dan masa tinggal lebih lama rata-rata selama 2 pekan.

Industri pariwisata Indonesia menunjukan perkembangan cukup penting akhir-akhir ini. Total kunjungan wisatawan mancanegara yang membelanjakan dollarnya di Indonesia tercatat lebih dari 8 juta orang atau tumbuh sebesar 5 persen dari tahun sebelumnya.

Pariwisata juga merupakan salah satu sektor penting bagi penggerak laju perekonomian Indonesia sebagai kontributor ke-5 penyumbang devisa negara. Tak kurang dari 3,2 juta penduduk Indonesia bergantung pada sektor ini.

Berbenah

Indonesia terus berbenah diri dengan ketatnya persaingan pariwisata dunia, bahkan di wilayah Asia Pasifik. Sebagai langkah pertama, Indonesia saat ini tengah membenahi 16 daerah tujuan wisata, yang akan semakin diperluas dengan daerah-daerah baru dalam tiga tahun berikutnya.

Pembenahan tersebut meliputi sarana transportasi publik dan juga infrastruktur penunjang di area Sabang, Danau Toba, Kota Tua Jakarta, Pangandaran, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Batur, Rinjani, Flores, Tanjung Puting, Derawan, Toraja, Bunaken, Wakatobi, dan Raja Ampat.

Pada ITB Berlin 2013, paviliun Indonesia akan diisi oleh tak kurang dari 91 industri wisata Indonesia dan 9 dinas pariwisata daerah. Sebelumnya pada 2012 Indonesia mengikutsertakan 60 industri pariwisata dan 8 dinas pariwisata daerah.

Tahun lalu ajang ini diikuti oleh 180 negara dengan jumlah pengunjung 172.132 orang dan diliput oleh 8000 wartawan dari 94 negara. Sejak tahun 1967 Indonesia selalu mengikuti ajang promosi di ITB Berlin ini.

sumber : http://finance.detik.com/read/2013/02/23/193249/2177890/4/indonesia-tampil-total-di-pameran-wisata-terbesar-dunia

Depok, 3 Maret 2013