Rambo atau Snipper ?

SNIPPERSudah pernah melihat film Rambo dan Sniper, kan?

Coba Kita perhatikan bagaimana cara Rambo dan tokoh utama film Sniper menembak? Anda lebih suka mana ?

Kalau Rambo cenderung menembak dengan cara membabi buta dan memuntahkan peluru ratusan butir hanya untuk sebuah target. Sepertinya dia tidak tahu mahalnya sebutir peluru M16.

sebaliknya, Sniper menembak dengan sangat hati-hati, satu peluru hanya untuk satu orang sasaran dan tidak boleh gagal. Istilahnya, one shoot, one down.


Bagi saya, cara menembak Sniper adalah contoh tindakan yang efektif, sedangkan cara Rambo adalah contoh tindakan yang memboroskan sumber daya, dana dll. Jika kita sudah memiliki usaha yang sudah cukup besar dan dana berlimpah, mungkin menjadi Rambo adalah pilihan utama. Tapi jika kiga berada dalam situasi serba terbatas  atau kita masih menjadi UKM dengan segala sesuatu  yang sangat terbatas —baik waktu, tenaga, maupun uang—  maka Jadi Snipper lah yang terbaik untuk kita. Karena dengan menjadi Snipper kita memiliki kemampuan mengelola efektivitas, yang nanti nya akan menjadi faktor kunci penentu kesuksesan kita.

Itu pula yang saya terapkan selama ini di SemerbakCoffee, saya harus cermat melihat celah program promosi , dan tetap berpegang pada LOW BUDGET HIGH IMPACT.

Bukankah Sang Snipper hanya membutuhkan 1 peluru untuk menembak sasarannya..???

Depok, 2 maret 2013