Buah Tangan Caladi 59

Hari Rabu , tgl 11 januari 2012 adalah benar-benar hari yang luar biasa buat saya pribadi dan mungkin juga buat muadzin, Effendi yasin, Syafri Helmi dan Agam. Karena kami mendapatkan banyak sekali Asupan vitamin dari Bu Maria Goreti Murniati, yang Punya PT.Caladi Lima Sembilan ( C59 ), yang juga adalah istri dari Pak Wied.

Sesuai dengan janji dan juga undangan Pak Wied saat bertemu di Hotel Horizon Bandung, 18 Desember 2011 yang lalu. Maka Hari ini, Rabu 11 januari 2012, Saya dan Muadzin berangkat ke Markas C59 untuk memenuhi undangan Oom Wied tersebut untuk penjajakan kerja sama antara C59 dengan Semerbakcoffee, dengan mengajak beberapa rekan dari TDA Depok; Syafri Helmi, Effendi Yasin dan Agam.

Meski saat berangkat harus menghadapi macet yang luar biasa di sekitar cibitung karena Demo Buruh dan harus menelan berita bahwa Pak Wied, sang Legenda Kaos Indonesia, demikian saya menyebutnya, mendadak harus pergi ke luar kota semalam, sehingga kami tidak bisa melakukan meeting sesuai dengan rencana kami semula.

Tapi itu semua terobati. Karena kami juga bisa bertemu dengan Ibu Maria Goreti Murniati, yang Punya PT.Caladi Lima Sembilan ( C59 ), yang tak lain adalah istri dari Oom Wied.
Saat tiba di  kantor nya di jalan Merak no.2 Bandung, kami langsung disambut dengan ramah dan hangat sekali oleh karyawan C59.  Setelah Diskusi sebentar mengenai penjajakan kerja sama, Kami pun diajak untuk mengunjungi Pabrik C59 di jl. Cigadung Raya timur no.107 Bandung.

Dengan luas yang “hanya” 1 hektar, pabrik ini terasa begitu besar buat kami. Karena begitu banyak ruangan yang bisa kami kunjungi, mulai dari Design Awal sampai dengan proses packaging akhir produk C59. Hampir di setiap sudut di pabrik ini di hiasi oleh Design Hasil karya C59 dari awal hingga saat ini,mulai dari kaos hingga tas.

Kunjungan di Pabrik kami akhiri dengan kunjungan ke showroom Distro “Evil Fact” milik Ipam, Putra pertama dari Pak Wied dan Bu Maria. Hebatnya Merk yang 100% produk Indonesia ini mampu menggunakan justin Bieber sebagai Bintang Iklan nya di suatu majalah di singapura dan itu Free alias gratis. Usia Ipam, masih sangatlah muda, namun produk kaos distronya sudah memiliki 6 outlet di Singapura, 1 outlet di Australia, dan segera menyusul di London Inggris. Hebatnya lagi, produk putra bangsa ini menjadi salah 1 pakaian remaja terlaris di Singapura.itulah kenapa Justien bieber tidak dibayar sebagai bintang iklan…

Itulah Bukti bahwa Putra bangsa ini pun bisa ……

Makan siang pun di depan mata, meski agak sedikit kesiangan…Ditemani oleh mba Mala Rosmala, President Direktur Fastraax, salah 1 rekanan bisnis C59, Kami makan siang di Rumah makan Sunda Ciganea. Dan dari situlah kami mendapatkan ilmu2 yang ditebar dari Ibu maria.  Mau tau apa ilmu nya..?? ini dia :

1.    Jangan mudah menyerah.
Karena C59 pun pernah mengalami hal itu. Bahkan karyawan yang awalnya 1500 orang kini hanya sekitar 450 orang. Tapi kehidupan harus berputar, bisnis harus terus berjalan. Itulah kenapa mereka menyebutnya C59 saat ini sedang mengalami Reborn.

2.    Harus terus ber Hubungan baik dengan Karyawan
Dari 450 orang karyawan C59, hampir semua memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun. Apa rahasianya..?? Dekatlah dengan karyawan, hargailah Karyawan, Berikan penghargaan ke karyawan.

3.    Hati-hati bermain dengan Modern market
Karena dari sinilah awal mula keterpurukan C59 waktu dulu. Demi branding dan memperluas jaringan, C59 harus  diperlakukan semena-mena oleh para Modern Market besar. Mulai dari aturan-aturan yang berat sebelah, pembayaran yang terlalu lama (bahkan sangat lama katanya), retur dengan broken size atau warna dll. Dan itu sangat mengganggu Cash Flow.

4.    Jalin Networking dengan siapa saja.
Inilah yang selalu di lakukan oleh Pak Wied dan Bu Maria selaku pemilik C59 Sehingga sampai saat ini C59 masih bisa terus bertahan.

Jam 4 sore kami pamit pulang. Tapi Sebelum pulang, kami sempatkan untuk istirahat sejenak dan melepas lelah  di Café “Ngopi Doeloe” di sekitar belakang RS Boromeus. Dengan suasana Café yang nyaman dan konsep Rumah jaman tempo dulu.

Jam 5 sore kami pun pulang kembali ke Jakarta dengan membawa segudang ilmu serta proyek kerja sama Semerbakcoffee dengan C59 maupun Semerbakcoffee dengan Ibu Mala Rosmala.

Terima kasih ibu Maria Goreti Murniati dan Ibu Mala Rosmala atas semua sambutan hangat, traktir makan siang, serta ilmu yang sudah di berikan. Dalam beberapa hari ke depan kami secepatnya kembali ke Bandung dengan membawa konsep kerja sama C59 dan Semerbakcoffee. Dan akan melahirkan ” Semerbak C59″
Ditungga aja……dan gantian, kami yang akan traktir makan siangnya ya Bu..?

Depok, 11 januari 2012 – 22.50