Kiat memilih Partner Bisnis

Berpartner dalam bisnis

Berpartner dalam bisnis

Mengapa kita mesti berpartner? Teori mendasar mengapa orang membentuk suatu kerjasama karena mereka percaya dengan mengerjakan secara bersama-sama dapat tercapai suatu sinergi yang baik dalam mencapai suatu tujuan.

Jadi, bila kita tidak yakin jika bersama dengan orang lain akan dapat membentuk suatu sinergi yang bagus, akan lebih baik bekerja sendirian dan jangan membuat suatu organisasi atau persekutuan bisnis. Walaupun begitu fitrah manusia sebenarnya adalah saling tergantung satu dengan lainnya. Bekerja sendirian bukan berarti benar-benar sendirian, namun pada hakekatnya masih berhubungan dengan pihak lainnya. Bukankah jika kita memproduksi suatu barang, kita memerlukan bahan baku maupun pembeli?

Idealnya suatu persekutuan bisnis adalah seperti sapu lidi. Apa yang bisa dilakukan oleh sebatang lidi? Namun apa yang terjadi jika lidi-lidi tersebut terpadu menjadi kesatuan yang menyatu? Lihatlah sebuah sapu lidi dapat menjadi alat yang dapat membersihkan halaman rumah yang kotor.

Seperti halnya mencari pasangan hidup, mencari pasangan usaha juga tidak mudah. Berpartner dalam usaha bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, bila kita memiliki ide usaha namun tidak bisa menjalankannya sendiri kita dapat memilih partner usaha.

Dalam hal ini, sebaiknya partner usaha bersifat melengkapi kekurangan yang ada pada diri kita atau bersifat komplementer. Misalnya, kita punya ide usaha yang bagus, namun tidak memiliki dana. Untuk itu, kita dapat mencari partner usaha yang memiliki dana lebih tetapi tidak tahu cara berusaha. Aspek terpenting dari kelanggengan suatu partner dalam usaha akan sangat bergantung dari kecocokan sifat dan saling menghargai satu sama lainnya. Dengan kerja sama yang baik, usaha kita akan sukses. Sebaliknya bila kerja samanya buruk, usaha kita juga bisa hancur.

Lalu apa kuncinya supaya hubungan kerja sama ini bisa langgeng? Dapat disimpulkan bahwa dalam hubungan kerja sama ada dua hal penting yang harus diperhatikan :

1. Pemilihan partner bisnis yang tepat.

Selain sehati dan sejiwa, partner bisnis idealnya adalah yang memiliki keterampilan yang bersifat saling melengkapi. Misalnya, jika kita membuka usaha garmen atau konveksi, satu memiliki keterampilan membuat desain dan satu memiliki keterampilan menjahit.

2. Adanya perjanjian yang berkekuatan hukum.

Sebaiknya suatu kerja sama bisnis dibuatkan suatu perjanjian yang memiliki kekuatan hukum. Mengapa? Hal ini untuk memberikan jalan keluar yang terbaik jika suatu saat ada pihak yang mencederai janji, atau karena satu hal yang memaksa perkongsian bisnis harus diakhiri. Ibarat pepatah, sedia payung sebelum hujan.

Keuntungan

Ada beberapa keuntungan memiliki partner usaha adalah :

a. Sisi teknikal

Saling melengkapi dan memperkuat satu dengan lainnya dalam keahlian atau kemampuan teknis yang harus dimiliki dalam menjalankan usaha.

b. Sisi ekonomis

Pada dasarnya prinsip dasar dalam berpartner adalah mengumpulkan sumber daya yang berbeda menjadi suatu kesatuan yang dapat bersinergi dengan baik. Sehingga dalam hal ini dapat tercapai suatu keuntungan ekonomis dengan saling memberkan sumber daya yang dimiliki, sehingga kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk memperoleh sumber daya usaha yang diperlukan.

Langkah dalam menjalankan sebuah partner usaha:

– Temukan kemampuan spesifik dalam diri kita sendiri yang dapat digunakan dalam membuka usaha.
– Cari kelemahan kita sendiri dalam membuka suatu usaha.
– Carilah partner usaha yang dapat menutupi kelemahan kita dalam usaha dengan memerhatikan satu demi satu teman atau saudara yang kita punyai. Amati kemampuan mereka dan mulailah lakukan pendekatan terhadap calon yang paling cocok dengan kebutuhan kita dalam menjalankan usaha, termasuk kecocokan hati.
– Bangunlah suatu kesepakatan dalam suatu perjanjian yang jelas dengan partner usaha yang akan menjadi teman dalam usaha.
– Rencanakan usaha secara lebih matang bersama partner yang telah kita pilih.
– Lakukan segera setelah persiapan pembukaan usaha dilakukan secara matang.

itu semua yang saya lakukan dengan muadzin dalam membesarkan Semerbakcoffee sehingga bisa seperti sekarang ini.

Selamat mencoba !