My Way….sebuah inspirasi

Frank Sinatra

Frank Sinatra

And now, the end is here
And so I face the final curtain
My friend, I’ll say it clear
I’ll state, of which I’m certain
I’ve lived a life that’s full
I traveled each and ev’ry highway
And more, much more than this, I did it my way

Regrets, I’ve had a few
But then again, too few to mention
I did what I had to do and saw it through without exemption
I planned each charted course, each careful step along the byway
And more, much more than this, I did it my way

Yes, there were times, I’m sure you knew
When I bit off more than I could chew
But through it all, when there was doubt
I ate it up and spit it out
I faced it all and I stood tall and did it my way

I’ve loved, I’ve laughed and cried
I’ve had my fill, my share of losing
And now, as tears subside, I find it all so amusing
To think I did all that
And may I say, not in a shy way,
“Oh, no, oh, no, not me, I did it my way”

For what is a man, what has he got?
If not himself, then he has naught
To say the things he truly feels and not the words of one who kneels
The record shows I took the blows and did it my way!

Ada yang tau lagu ini..?? untuk orang seusia saya pasti mengenal lagu legendaris yang dipopulerkan oleh penyanyi sekaligus aktor ternama Francis Albert Sinatra (1915-1998). Lagu yang dirilis pada saat ulang tahunnya ke-65 , telah dinyanyikan ulang oleh banyak artis dan grup musik ternama, sebut saja Elvis Presley, Robbie Willams, U2 dan Cristian Slater.  Ahmad Dhani pun telah menyanyikan ulang lagu ini untuk band besutannya The Rock.

Tapi buat anak-anak muda, Memang jadul banget ya…? Tapi lagu ini memiliki kesan yang begitu mendalam buat saya…apalagi saat saya menjadi peserta di salah satu seminar nya Pak Jamil Azzaini, lagu ini menjadi lagu pembuka dan ketika pak Indra  menerangkan apa arti dan makna lagu, semakin dalam lah kesan saya terhadap lagu ini.

Saat menulis ini, saya sedang asyik mendengar kan lagu ini. Lagu ini kurang lebih bercerita tentang perjalanan hidup seseorang yang dia jalani  dengan penuh lika-liku. Dengan “My Way” dia melihat kembali ke belakang pada perjalanan hidup dan karirnya, dan menyampaikan kepada kita semua tentang apa yang telah dia lakukan semasa hidup: “Ive lived a life that’s full I’ve Travelled each and ev’ry highway; And more, much more than this, I did it my way”. Yang kurang lebih artinya adalah aku memiliki kehidupan yang penuh, aku telah menjelajahi setiap dan seluruh jalan besar, dan lagi, lebih dari itu, aku melakukannya dengan caraku sendiri”

Bagaimana seorang yang sudah mapan, mencapai puncak kejayaan nya dan sudah memiliki semuanya tapi masih tidak perduli dengan orang lain. Hanya memikirkan dirinya sendiri.

Dan sampai akhirnya dia menyesali apa yang telah terjadi di dalam hidupnya: Regrets, I’ve had a few; But then again, too few to mention; I did what I had to do and saw it through without exemption. Yang kurang lebih artinya adalah aku memiliki secuil penyesalan, tapi kemudian memang terlalu sedikit untuk disebutkan, aku melakukan apa yang harus kulakukan, dan menyelesaikannya tanpa ada yang tersisa.

Kenapa justru di saat dirinya sudah tidak berdaya,tidak kuasa dan dekat dengan kematian dia baru menyadari apa yang seharusnya dia lakukan sejak dulu..kenapa tidak dari dulu disaat dirinya masih mampu dan Berjaya?

Tapi paling tidak, dia telah melakukan semuanya dengan caranya sendiri dan Dia berhasil membuktikannya: For what is a man, what has he got?; If not himself, then he has naught; To say the things he truly feels and not the words of one who kneels; The record shows I took the blows and did it my way! Kurang lebih artinya adalah “sebab apakah arti seorang manusia, apakah yang telah dimilikinya? jika bukan dirinya sendiri maka tak ada lagi yang dimilikinya; mengungkapkan apa yang benar-benar dirasakannya dan bukan sekedar kata-kata permohonan yang diucapkan saat bersujud; rekaman itu menunjukkan aku telah menerima pukulan dan tamparan sekaligus dan menjalaninya dengan caraku sendiri !”

Jadi, kesimpulan yang bisa saya dapatkan adalah, jika kita mampu melakukan sesuatu pada saat ini maka lakukanlah apalagi jika itu kebaikan untuk orang lain. Lakukan lah saat ini selagi kita masih memiliki daya, upaya, harta, kata dan cinta…

Jangan sampai kita menyesal, disaat kematian telah mendekat pada kita, tapi kita belum pernah melakukan apa yang harusnya kita lakukan….karena disaat itu semua sudah tidak ada gunanya lagi..

Yes, I did it my way…….

Depok, 7 September 2011 – 19.04